Tak ada Cinta di Dunia

Betapa indahnya hidup ini bila bertemu dengan cinta. Seorang anak akan tumbuh dan berkembang  dalam kebahagiaan karena dicintai oleh kedua orang tuanya. Pasangan suami istri dapat merajut keindahan rumah tangga hingga akhir hanyatnya karena keduanya mempunyai rasa saling cinta. Seorang remaja menjadi berkobar semangat hidupnya karena ia sedang jatuh cinta terhadap lawan jenisnya.

Maka, betapa kacaunya kehidupan ini bila tanpa adanya cinta. Perkelahian, permusuhan, saling jegal, bahkan pembunuhan pun bisa terjadi karena tidak adanya rasa cinta dengan sesama. Seorang anak menjadi tidak betah di rumah karena sudah tidak ada lagi cinta dalam keluarganya. Pasangan suami istri bisa menjadi bercerai karena telah kehilangan rasa cinta. Dan, seorang remaja bisa menjadi murung, bahkan bisa sampai kehilangan masa depan, karena ditinggalkan oleh kekasih yang telah dicintainya.

Barangkali demikianlah pemahaman kebanyakan orang tentang cinta. Namun tidak dengan saya, karena dunia ini adalah bagian dari cinta, bagaimana mungkin cinta ada di dunia, yang ada di dunia hanyalah perwujudan dan persifatan dari cinta.

Lalu, apa sebenarnya perwujudan cinta?

Perwujudan cinta itu juga bernama cinta, namun bukan cinta yang kebanyakan orang pahami. Ingatlah, hanya cinta yang dapat mencintai, dan hanya cinta yang dapat melahirkan cinta.

Lalu, apa cinta yang cinta yang terlahir dari cinta?

Cinta yang terlahir dari cinta adalah ketika kita bisa menyatukan anatara etika dan norma kemanusiaan dengan nilai-nilai Ketuhanan.

Dialah cinta yang terlahir dari Cinta, jika kita dapat bicaraa atas nama kemanusiaan, bukan atas atas nama keinginan dan kepentingan pribadi. Bukan atas nama agama dan golongan, buka atas nama kedudukan dan kehormatan, bukan atas nama harta dan kekayaan, bukan atas nama suku dan keturunan, ataupun yang lainnya. Dan, apapun yang kita lakukan bukan untuk memiliki ataupun dimiliki. Sebab, selama seseorang itu masih mempunyai hasrat hasrat untuk memiliki ataupun rasa untuk dimiliki, maka sesungguhnya orang itu tidak mengenal hakikat cinta dalam hati.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s